LUWUK, GERBANGTIMUR.ID – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Banggai terus memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan daerah melalui berbagai penelitian dan inovasi yang berorientasi pada penyelesaian persoalan masyarakat. Sejumlah kajian yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir mulai menunjukkan hasil dan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pemerintah daerah.
Bupati Banggai, Amirudin, menegaskan bahwa riset dan inovasi merupakan instrumen penting dalam mewujudkan pembangunan yang efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Menurutnya, setiap program pembangunan harus didukung oleh data dan kajian ilmiah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kita ingin memastikan setiap kebijakan yang diambil pemerintah daerah memiliki dasar yang kuat. Karena itu keberadaan BRIDA menjadi sangat penting untuk menghasilkan kajian yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah,” ujar Amirudin.
Menurut Bupati, Kabupaten Banggai memiliki potensi besar yang perlu terus dikembangkan melalui pendekatan ilmiah. Potensi tersebut meliputi sektor pertanian, perikanan, perkebunan, kelautan, pariwisata hingga industri pengolahan yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi daerah.
Di tengah berbagai potensi tersebut, Banggai juga masih menghadapi sejumlah tantangan pembangunan seperti pengurangan angka kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ketahanan pangan, pemerataan pembangunan desa serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong BRIDA untuk menghasilkan penelitian yang tidak hanya bersifat akademis, tetapi mampu diterapkan secara nyata dalam program pembangunan.
Kepala BRIDA Kabupaten Banggai, Andi Nursyamsy Amir, mengatakan bahwa lembaganya saat ini fokus pada penguatan ekosistem riset dan inovasi daerah. Berbagai penelitian dilakukan untuk mendukung prioritas pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Menurutnya, paradigma pembangunan saat ini menuntut pemerintah untuk bekerja berdasarkan bukti dan data. Melalui penelitian yang terukur, pemerintah dapat mengetahui kondisi riil masyarakat sekaligus merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
“Riset harus memberikan solusi. Hasil penelitian tidak boleh hanya menjadi dokumen yang tersimpan di rak, tetapi harus dapat diterapkan untuk membantu pemerintah menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan,” katanya.
Salah satu fokus BRIDA adalah melakukan kajian terhadap berbagai inovasi yang telah diterapkan oleh perangkat daerah. Kajian tersebut bertujuan mengukur dampak inovasi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus mengetahui efektivitas program yang telah dijalankan.
Pendekatan ini dianggap penting karena inovasi tidak hanya dinilai dari ide yang dihasilkan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Melalui evaluasi yang berkelanjutan, pemerintah dapat melakukan perbaikan dan penyempurnaan terhadap berbagai program yang telah berjalan.
Selain sektor pelayanan publik, BRIDA juga mulai mengembangkan berbagai penelitian yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kabupaten Banggai yang memiliki basis ekonomi pertanian dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan produktivitas melalui penerapan teknologi dan inovasi sederhana yang sesuai dengan kondisi masyarakat.
Kajian mengenai pemanfaatan pekarangan rumah tangga, diversifikasi pangan lokal, serta penguatan usaha mikro menjadi beberapa topik yang mendapat perhatian. Penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang mendukung peningkatan pendapatan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Tidak hanya itu, BRIDA juga mendorong pengembangan riset yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Sebagai daerah yang memiliki kawasan pesisir dan laut yang luas, Banggai memiliki potensi besar dalam sektor kelautan dan perikanan.
Berbagai kajian dilakukan untuk mendukung konsep ekonomi biru yang saat ini mulai dikembangkan pemerintah daerah. Melalui pendekatan tersebut, pemanfaatan sumber daya laut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.
Di bidang teknologi, BRIDA Banggai juga mulai mendorong pemanfaatan transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Penggunaan teknologi informasi dan kecerdasan buatan dinilai dapat membantu pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat proses pengambilan keputusan serta meningkatkan efisiensi birokrasi.
Langkah tersebut sejalan dengan perkembangan zaman yang menuntut pemerintah untuk lebih adaptif terhadap perubahan teknologi. Pemerintah daerah berharap pemanfaatan teknologi dapat mempercepat terwujudnya pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel.
Komitmen terhadap inovasi tersebut turut mengantarkan Kabupaten Banggai meraih berbagai penghargaan di tingkat nasional. Salah satu capaian yang membanggakan adalah keberhasilan meraih predikat Kabupaten Sangat Inovatif dalam ajang Innovative Government Award yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri.
Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi telah menjadi bagian penting dalam budaya kerja pemerintah daerah. Namun demikian, Bupati Amirudin menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan utama.
Menurutnya, yang paling penting adalah bagaimana inovasi dan hasil penelitian mampu memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kita tidak mengejar penghargaan semata. Yang kita inginkan adalah masyarakat merasakan manfaat dari setiap kebijakan dan program yang dijalankan pemerintah,” tegasnya.
Ke depan, BRIDA Banggai akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, lembaga penelitian, dunia usaha, komunitas masyarakat dan pemerintah pusat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkaya hasil penelitian sekaligus mempercepat penerapan inovasi di lapangan.
Andi Nursyamsy Amir optimistis bahwa dengan dukungan pemerintah daerah serta keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, BRIDA dapat menjadi pusat pengembangan pengetahuan dan inovasi yang mampu mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Banggai.
Menurutnya, masa depan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuan daerah dalam memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi untuk menjawab berbagai tantangan yang ada.
Melalui riset yang berkualitas, inovasi yang berkelanjutan dan kebijakan yang berbasis data, Kabupaten Banggai diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia, memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif, mengurangi kemiskinan serta meningkatkan daya saing daerah.
Dengan semangat tersebut, BRIDA Banggai terus bergerak menjadi garda terdepan dalam menghadirkan berbagai solusi pembangunan berbasis ilmu pengetahuan. Di tangan para peneliti, inovator dan pemangku kebijakan, riset bukan lagi sekadar kajian akademik, melainkan menjadi jalan untuk menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat Banggai menuju daerah yang lebih maju, mandiri dan sejahtera.










